Tampilkan postingan dengan label K3. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label K3. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 08 Juni 2013

Radiasi Non Ionisasi



BAB I
Pendahuluan
Radiasi adalah semua jenis energi yang dihantarkan tanpa medium perantara. Energi radiasi tersebut umumnya berupa gelombang. Jika ditinjau dari "muatan listrik"nya radiasi terbagi menjadi 2 besar, radiasi pengion dan radiasi non pengion. Radiasi pengion yang umumnya diketahui misalnya radiasi oleh sinar X, atau yang akhir-akhir ini sedang trend  adalah radiasi oleh kerusakan PLTN Fukushima di Jepang. Sebenarnya, radiasi non pengion justru lebih banyak ada di sekitar kita, walaupun tingkat energinya lebih rendah.
Radiasi pengion adalah radiasi yang apabila menumbuk atau menabrak sesuatu, akan muncul partikel bermuatan listrik yang disebut ion. Peristiwa terjadinya ion ini disebut ionisasi. Ion ini kemudian akan menimbulkan efek atau pengaruh pada bahan, termasuk benda hidup. Radiasi pengion disebut juga radiasi atom atau radiasi nuklir. Termasuk ke dalam radiasi pengion adalah sinar-X, sinar gamma, sinar kosmik, serta partikel beta, alfa dan neutron. Partikel beta, alfa dan neutron dapat menimbulkan ionisasi secara langsung. Meskipun tidak memiliki massa dan muatan listrik, sinar-X, sinar gamma dan sinar kosmik juga termasuk ke dalam radiasi pengion karena dapat menimbulkan ionisasi secara tidak langsung. Radiasi non-pengion adalah radiasi yang tidak dapat menimbulkan ionisasi. Termasuk ke dalam radiasi non-pengion adalah gelombang radio, gelombang mikro, inframerah, cahaya tampak dan ultraviolet.









BAB II
ISI
2.1 Pengertian radiasi non ionisasi
Radiasi non-pengion adalah radiasi yang tidak dapat menimbulkan ionisasi. Termasuk ke dalam radiasi non-pengion adalah gelombang radio, gelombang mikro, inframerah, cahaya tampak dan ultraviolet. Radiasi non ionisasi adalah radiasi dengan energi yang cukup untuk mengeluarkan elektron atau molekul tetapi energi tersebut tidak cukup untuk membentuk /membuat formasi ion baru (Handley,1997)
Radiasi non pengion dapat didefinisikan sebagai penyebaran atau emisi energi yang bila melalui suatu media dan terjadi proses penyerapan, berkas energi radiasi tersebut tidak akan mampu menginduksi terjadinya proses ionisasi dalam media tersebut. Istilah ,radiasi non pengion secara fisika mengacu pada radiasi elektromagnetik dengan energi lebih kecil dari 10 e V yang antara lain meliputi sinar ultra violet, cahaya tarnpak, infra merah, gelombang mikro (microwave) dan elektrornagnetik radiofrekuensi. Se1ain itu ultraasound juga termasuk dalam radiasi non pengion.
Seperti namanya, radiasi non pengion tidak mengionisasi (memecah ion-ion) atom, sehingga dampaknya pun tidak terlalu luas. Radiasi non pengion biasanya memiliki memiliki energi yang hanya bisa mengubah struktur atom, tanpa mengionisasinya. Yang termasuk radiasi non pengion antara lain spektrum ultraviolet, visible light, sinar infra merah, microwave, frekuensi radio dan extremely low frequency.
2.2 Jenis dan Sumber radiasi non ionisasi
Radiasi ini berupa gelombang elektromagnetik seperti gelombang mikro (microwave), sinar ultra violet, sinar infra merah & sinar laser

1. RADIASI GELOMBANG MIKRO (MICROWAVE)

Dihasilkan dari perlambatan elektron pada medan listrik, kegunaannya untuk gelombang radio, televisi, radar dan alat-alat industri.

radiasi microwave :
sepanjang beberapa mm semua diserap kulit
sepanjang beberapa cm sebagian diserap kulit sebagian menembus ke dalam tubuh

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgVpn5bvfu05UDQqScHtM0mQJglbYc-RoIT1uksTglD0YZUSwsZ8BaDr3Gwx2yEQVknPSyyQEvGIdqVAHRmZHR8PGE5YDPxxDyqS4PKA6PWURZxGlVLrip-cd1dFQyF2U8Z-JsyKGC9qfo/s320/220px-Microwave_tower_silhouette.jpg
Efek pada tubuh :
stadium permukaan : astenia bersifat reversibel bila radiasi terhenti
stadium menengah & lanjut : neurovaskuler, gangguan kadar albumin, histamin dalam serum darah, karsinoma

Bell telephone laboratories menetapkan bahwa untuk frekuensi 300 - 30.000 MHz tidak boleh dilampaui 10 mw/cm2, dengan tingkat kekuatan
> 10 mw/cm2 : berbahaya
1-10 mw/cm 2 : hati-hati bisa terjadi radiasi
< 1 mw/cm 2 : aman

Alat ukur radiasi :
1.IAMP-1 : mengukur intensitas radiasi berupa kekuatan komponen listrik & magnetik dari lapangan dengan frekuensi tinggi.
2.PO -1 : mengukur kuat arus pada lapangan elektromagnetik dengan frekuensi lebih tinggi .



2. RADIASI SINAR ULTRA VIOLET
Sinar UV mempunyai panjang gelombang antara 240 nm - 320 nm. Sumber : sinar matahari, kegiatan pengelasan, lampu pijar, pekerjaan laser.

Paparan UV bisa berakibat:
iritasi mata (conjungtivitis fotoelektrika), mata berair/lakrimasi dan penderita menghindari paparan cahaya. Tetapi gejala ini akan kembali normal dalam beberapa hari.
Kulit merah terbakar (erythema). Pigmen kulit dapat melindungi dari sinar UV. Pada paparan kronis UV dapat merusak struktur kulit dan menyebabkan kulit mengalami penuaan dini dan kanker kulit.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh8IgeLj0E4lwqTsU-RqgPJ1ZQdDGKBXzjARBpZCZdEYf_U425vUOLjCZzVhrxlducjalYDSbSGU-Up50X8xyK_f6H9Igo6Vp9qNDKfxkU-nzi3KGrE1lY1CxJCt6V2L3CBaUjZp0SpCOQ/s320/ULTRA.jpg
Pekerja yg berisiko :
pekerja yang selalu terpapar sinar matahari, menggunakan pakaian lengan pendek & celana pendek terutama bila bekerja di musim panas.
Pekerja dalam ruang dimana lampu UV digunakan untuk membunuh bakteri : perawat, tukang daging, penjamah makanan, tukang daging, pekerja pabrik obat & tembakau dan tukang las.

Pencegahan :
Memakai kaca mata anti UV
lotion sunblock



3. RADIASI SINAR INFRA MERAH
Dihasilkan oleh benda pijar seperti dapur atau tanur atau bahan pijar lain.

Efek pada pekerja:
menyebabkan katarak pada lensa mata

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjKvtuiHA-SwG7SjDffgxUb9R-Qto2McUFPxeuRXp2vlSOiwOvXEwV0EMuFmyknM3ERRiB9104VDqsHgO9RgkfDlArXoN8t63fLZP27hoKbRYUTux9rfEbxpGC0vBr6LFcqClUPA2sY8D0/s320/infra+red.JPG


Pencegahan :
memakai kaca mata kobalt biru pada waktu menuangkan cairan logam
pemeriksaan kesehatan secara periodik pada pekerja di tempat pengerjaan benda pijar


4. RADIASI SINAR LASER
Sinar laser adalah emisi energi tinggi yang dihasilkan dari kegiatan pengelasan, pemotongan, pelapisan, pembuatan mesin mikro dan operasi kedokteran
Bahan yg digunakan agar menghasilkan sinar laser:
Bahan laser gas ( helium, Neon, argon, CO2, N2 +), laser kristal padat dan laser semi konduktor
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhY5p2YtgPvPiK4xV8K0hiiotccr4dOksYiQ266F4Q348FcEuWicyFJ1v2sxhOF2tSo9YDKCjiDegNx7ZqbcN3N-t_mEdetW184q7JUTgEyyowPXfy4zIs2Kc9XMnPK7uE_iNMLcqOVPao/s320/LASER.jpg
Efek pada pekerja :
kerusakan retina & menyebabkan kebutaan
kelainan kulit

Batas aman radiasi :
kulit : 1,0 W/cm 2
mata : 0,001 W/cm 2 pada diameter pupil 3 mm dan 0,002 W/cm 2 pada diameter pupil 7 mm.

Dapus
Pustaka:
1.Scot, Ronald M, 1995, Introduction to industrial Hygiene, Lewis publisher, London
2.Handley, W. 1997, Industrial safety handbook, Mc. Graw Hill company, London
3.Suma’mur PK, 2000, Higene Perusahaan dan Keselamatan Kerja, CV. Mas Agung, Jakarta

Selasa, 04 Desember 2012

Psikologis Kerja (K3)



Aspek – aspek individu secara psikologis terdiri dari :
v Intelegensi
   Bakat/kemampuan khusus
v  Minat
v  Kepribadian
v  Motivasi
v  Edukasi
Jelaskan masing-masing aspek tersebut!
Jawab :
v  Menurut David Wechsler, inteligensi adalah kemampuan untuk bertindak secara terarah, berpikir secara rasional, dan menghadapi lingkungannya secara efektif. Secara garis besar dapat disimpulkan bahwa inteligensi adalah suatu kemampuan mental yang melibatkan proses berpikir secara rasional. Oleh karena itu, inteligensi tidak dapat diamati secara langsung, melainkan harus disimpulkan dari berbagai tindakan nyata yang merupakan manifestasi dari proses berpikir rasional itu
Inteligensi merupakan suatu konsep mengenai kemampuan umum individu dalam menyesuaikan diri dengan lingkungannya. Dalam kemampuan yang umum ini, terdapat kemampuan-kemampuan yang amat spesifik. Kemampuan-kemampuan yang spesifik ini memberikan pada individu suatu kondisi yang memungkinkan tercapainya pengetahuan, kecakapan, atau ketrampilan tertentu setelah melalui suatu latihan. Inilah yang disebut Bakat atau Aptitude. Karena suatu tes inteligensi tidak dirancang untuk menyingkap kemampuan-kemampuan khusus ini, maka bakat tidak dapat segera diketahui lewat tes inteligensi.(sumber: iqeq.web.id)

v  Bakat
Bakat dalam pengertian bahasa atau dalam pengertian yang umum kita pahami, adalah kelebihan / keunggulan alamiah yang melekat pada diri kita dan menjadi pembeda antara kita dengan orang lain. Bakat (aptitude) adalah kemampuan bawaan yang merupakan potensi yang masihperlu dikembangka n atau dilatih untuk mencapai suatu kecakapan, pengetahuandan keterampilan khusus, bukan merupa kan manipulasi lingkungan sesudah anakdilahirkan. Misalnya kemampuan berbahasa, bermain musik, melukis, dan lainlain.Seseorang yang berbakat musik misalnya, dengan latihan yang sama denganorang lain yang tidak berbakat musik, akan lebih cepat menguasai keterampilantersebut.
John Holland, ahli yang banyak meneliti mengenai minat memberikan pengertiansebagai aktivitas atau tuga s tugas yang membangkitkan perasaan ingin tahu,perhatian, dan memberi kesenangan atau kenikmata n. Minat dapat menjadiindikator dari kekuatan seseorang di area tertentu dimana ia akan termotivasiu ntuk mempelajarinya dan menunjukkan kinerja yang tinggi. Minat bersifategosentris karena perbedaa n minat pada setiap anak tergantung pada kebutuhandan apa yang dirasa menguntungkan bafi anak.
Psikolog Ver auli, M.Psi mengatakan minat dan bakat memiliki perbedaan. Menurutnya, bakatbersifat majemuk, dapat mencakup bakat musik, b erpikir logis matematis, interpersonal, intrapersonal, dan sebagainya. Sedangkan minat adalahkecenderungan seseorang untu k melakukan suatu aktivitas tertentu atau bisadisamakan dengan kesenangan, yang sifatnya bisa berubah ubah dan dapatdipengaruhi oleh lingkungan. Minat bisa merupakan dorongan dari naluri namunbisa p ula dorongan dari pemikiran yang disertai perasaan. Minat yang hanyamuncul dari dorongan perasaan tanpa pemikiran mudah berubah sesuai denganperubahan perasaannya.
Sumber : Faktor- faktor yang mempengaruhi pengembangan minat dan bakat anak http://id.shvoong.com/socialsciences/education/2132780-faktor-faktor-yang-mempengaruhi-pengembangan/#ixzz1I4iBiu5L


Kepribadian
Kepribadian merupakan pola khas seseorang dalam berpikir, merasakan dan berperilaku yang relatif stabil dan dapat diperkirakan (Dorland, 2002). Kepribadian juga merupakan jumlah total kecenderungan bawaan atau herediter dengan berbagai pengaruh dari lingkungan serta pendidikan, yang membentuk kondisi kejiwaan seseorang dan mempengaruhi sikapnya terhadap kehidupan (Weller, 2005). Berdasarkan pengertian tersebut, dapat disimpulkan bahwa kepribadian meliputi segala corak perilaku dan sifat yang khas dan dapat diperkirakan pada diri seseorang, yang digunakan untuk bereaksi dan menyesuaikan diri terhadap rangsangan, sehingga corak tingkah lakunya itu merupakan satu kesatuan fungsional yang khas bagi individu itu. 
repository.usu.ac.id/bitstream/.../26926/.../Chapter%20II.pd... 

v  Motivasi
motivasi berasal dari bahasa latin “Movere” yang artinya menimbulkan pergerakan. Motivasi didefinisikan sebagai kekuatan psikologis yang menggerakkan seseorang kearah beberapa jenis tindakan (Haggard, 1989) dan sebagai suatu kesediaan peserta didik untuk menerima pembelajaran, dengan kesiapan sebagai bukti dari motivasi (Redman, 1993). Menurut Kort (1987), motivasi adalah hasil faktor internal dan faktor eksternal dan bukan hasil eksternal saja. Hal yang tersirat dari motivasi adalah gerakan untuk memenuhi suatu kebutuhan atau untuk mencapai suatu tujuan.
Setiap pimpinan perlu memahami proses-proses psikologikal apabila berkeinginan untuk membina karyawan secara berhasil dalam upaya pencapaian sasaran-sasaran keorganisasian. Motivasi juga didefinisikan sebagai dorongan dari dalam diri individu berdasarkan mana dari berperilaku dengan cara te rtentu untuk memenuhi keinginan dan kebutuhanya. Adapun pemotivasian dapat diartikan sebagai pemberian motif-motif sebagai pendorong agar orang bertindak, berusaha untuk mencapai tujuan organisasional (Silalahi, 2002).

repository.usu.ac.id/bitstream/.../24885/.../Chapter%20II.pd...

v  Edukasi
Edukasi adalah penambahan pengetahuan dan kemampuan seseorang melalui teknik praktik belajar atau instruksi, dengan tujuan untuk mengingat fakta atau kondisi nyata, dengan cara memberi dorongan terhadap pengarahan diri (self direction), aktif memberikan informasi-informasi atau ide baru (Craven dan Hirnle, 1996 dalam Suliha, 2002). Edukasi merupakan serangkaian upaya yang ditujukan untuk mempengaruhi orang lain, mulai dari individu, kelompok, keluarga dan masyarakat agar terlaksananya perilaku hidup sehat (Setiawati, 2008).
repository.usu.ac.id/bitstream/.../24137/.../Chapter%20II.pd...

Aspek-aspek psikologi kerja adalah sebagai berikut :
Ø  Motivasi kerja
Ø  Kepuasan kerja
Ø  Seleksi dan penempatan pegawai
Ø  Pelatihan dan pengembangan
Ø  Produktivitas kerja
Ø  Stres kerja
Jawab :
Ø  Motivasi kerja
Robbins dan Judge (2007) mendefinisikan motivasi sebagai proses yang menjelaskan intensitas, arah dan ketekunan usaha untuk mencapai suatu tujuan. Mangkunegara (2005,61) menyatakan : “motivasi terbentuk dari sikap (attitude) karyawan dalam menghadapi situasi kerja di perusahaan (situation). Motivasi merupakan kondisi atau energi yang menggerakkan diri karyawan yang terarah atau tertuju untuk mencapai tujuan organisasi perusahaan. Sikap mental karyawan yang pro dan positif terhadap situasi kerja itulah yang memperkuat motivasi kerjanya untuk mencapai kinerja maksimal”. Berdasarkan pengertian di atas, maka motivasi merupakan respon pegawai terhadap sejumlah pernyataan mengenai keseluruhan usaha yang timbul dari dalam diri pegawai agar tumbuh dorongan untuk bekerja dan tujuan yang dikehendaki oleh pegawai tercapai.
Anwar Prabu Mangkunegara. 2005. Evaluasi Kinerja. Bandung : Refika Aditam Robbbins  dan Judge. 2007. Perilaku Organisasi, Buku 1 dan 2. Jakarta : Salemba Empat

Ø  Kepuasan kerja
Kepuasan kerja ( job satisfaction ) menyangkut sikap umum seorangindividu terhadap pekerjaannya. Seseorang denga tingkat kepuasan kerjatinggi menunjukkan sikap yang positif terhadap pekerjaannya itu (Robbins,2001). Wexley dan Yulk (1977) dalam Yaslis Ilyas (2002), kepuasan kerjaadalah perasaan seseorang terhadap pekerjaannya. Vroom (1964) dalamYaslis Ilyas (2002) menyatakan kepuasan kerja adalah refleksi dari sikap kerja(job attitude) yang bernilai positif. Sedangkan Handoko (2001) berpendapatbahwa kepuasan kerja adalah keadaan emosional yang menyenangkan atautidak menyenangkan dimana para karyawan memandang pekerjaan mereka.Kepuasan kerja mencerminkan perasaan seseorang terhadap pekerjaannya.



Ø  Pelatihan dan pengembangan
Pelatihan dan pengembangan merupakan kegiatan yang bermaksud memperbaikidan mengembangkan sikap, perilaku, keterampilan, dan pengetahuan para karyawansesuai dengan keinginan perusahan. Proses pelatihan dan pengembangan dilaksanaknbaik bagi karyawan baru maupun lama.Secara teoritis istilah pelatihan (training) berbeda pengertian denganpengembangan (development). Pelatihan adalah suatu proses pendidikan jangka pendek bagi karyawan operasionaluntuk memperoleh keterampilan teknis opersional secarasistematis. Sedangkan pengembangan merupakan suatu proses pendidikan jangkapanjang bagi para karyawan manajerial untuk memperoleh penguasaan konsep-konsepabstrak dan teorotis secara sistematis

Ø  Produktivitas kerja
Produktivitas kerja merupakan suatu konsep yang menunjukkan adanya kaitanoutput dengan input yang dibutuhkan seorang tenaga kerja untuk menghasilkan produk. Pengukuran produktivitas dilakukan dengan melihat jumlah output yang dihasilkan oleh setiap pegawai selama sebulan. Seorang pegawai dapat dikatakan produktiv apabila ia mampu menghasilkan jumlah produk yang lebih banyak dibandingkan dengan pegawai lain dalam waktu yang sama ( J. Ravianto, 1986 ).

Ø  Stres kerja
Menurut Anwar (1993:93) Stres kerja adalah suatu perasaan yang menekan atau rasa tertekan yang dialami karyawan dalam menghadapi pekerjaannya.
Yoder dan Staudohar (1982 : 308) mendefinisikan Stres Kerja adalah Job stress refers to a physical or psychological deviation from the normal human state that is caused by stimuli in the work environment. yang kurang lebih memiliki arti suatu tekanan akibat bekerja juga akan mempengaruhi emosi, proses berpikir dan kondisi fisik seseorang, di mana tekanan itu berasal dari lingkungan pekerjaan tempat individu tersebut berada.
Beehr dan Franz (dikutip Bambang Tarupolo, 2002:17), mendefinisikan stres kerja sebagai suatu proses yang menyebabkan orang merasa sakit, tidak nyaman atau tegang karena pekerjaan, tempat kerja atau situasi kerja yang tertentu.
Stres merupakan suatu kondisi ketegangan yang mempengaruhi emosi, proses berpikir dan kondisi seseorang. Jika seseorang / karyawan mengalami stres yang terlalu besar maka akan dapat menganggu kemampuan seseorang / karyawan tersebut untuk menghadapi lingkungannya dan pekerjaan yang akan dilakukannya(Handoko 1997:200)
Menurut Pandji Anoraga (2001:108), stres kerja adalah suatu bentuk tanggapan seseorang, baik fisik maupun mental terhadap suatu perubahan di lingkunganya yang dirasakan mengganggu dan mengakibatkan dirinya terancam.
Gibson dkk (1996:339), menyatakan bahwa stres kerja adalah suatu tanggapan penyesuaian diperantarai oleh perbedaan- perbedaan individu dan atau proses psikologis yang merupakan suatu konsekuensi dari setiap tindakan dari luar (lingkungan), situasi, atau peristiwa yang menetapkan permintaan psikologis dan
atau fisik berlebihan kepada seseorang.
Beehr dan Franz (dalam Retnaningtyas, 2005 : 8), mendefinisikan stres kerjasebagai suatu proses yang menyebabkan orang merasa sakit, tidak nyaman atautegang karena pekerjaannya, tempat kerja atau situasi kerja tertentu

Ø  Definisi stres kerja menurut M organ & King  (1986) adalah suatu keadaanyang bersifat internal, yang bisa disebabkan oleh tuntutan fisik, atau lingkungan, dansituasi sosial yang berpotensi merusak dan tidak terkontrol.
Cooper  (1994) jugamengatakan bahwa stres kerja juga didefinisikan sebagai tanggapan atau prosesinternal atau eksternal yang mencapai tingkat ketegangan fisik dan psikologis sampai pada batas atau melebihi batas kemampuan pegawai

dan ini semua di tulis tangan :')